Package adalah cara Java untuk membuat suatu pustaka class. Kita dapat membuat package berisi sekumpulan class dan menggunakan package tersebut dalam class atau program lain tanpa memindah kumpulan class ke dalam direktori kerja. Untuk membuat package, letakkan beberapa file kode .java ke dalam direktori dan tambahkan kata kunci package di awal setiap file kode tersebut. Kemudian lakukan kompilasi sehingga dalam direktori terbentuk file class. Sebelum suatu package dapat diimport oleh class lain, tambahkan path dari package ke dalam CLASSPATH.
Continue reading →
Showing posts with label Praktikum PBO. Show all posts
Showing posts with label Praktikum PBO. Show all posts
Saturday, June 25, 2011
Thursday, June 16, 2011
Interface
Produktifitas dalam pemrograman dapat ditingkatkan antara lain dengan cara
memaksimalkan kode yang dapat dimanfaatkan berulang kali (reusable code). Interface adalah struktur kode yang diawali kata kunci interface dan berisi bagian reusable code berupa abstract method atau konstanta. Semua method dalam interface secara otomatis memiliki visibilitas public.
Abstract method dalam interface dapat diimplementasikan dalam class dengan menggunakan kata kunci implements. Dalam java, satu class hanya dapat menjadi turunan dari satu class namun diperkenankan untuk dapat mengimplementasikan lebih dari satu interface. Abstract method adalah method yang tidak memiliki body (hanya deklarasi method).
[Contoh] Enkapsulasi
Seperti biasa. Post berikutnya ini akan memuat contoh-contoh dari materi di post sebelumnya. Jadi,langsung saja yah.
/*Disimpan dalam file andi.java*/class andi{public static void main(String arg[]){manusia andi= new manusia("Andi");System.out.println("Nama= "+ andi.tampilkanNama());andi.makan();}}
/*Disimpan dalam file manusia.java*/class manusia {public String nama;
//private manusia(String n) {//this.nama = n;//}
public manusia(String n){this.nama = n;}
public String tampilkanNama(){return nama;}public void makan() {System.out.println("Nyam... nyam... nyam...");}public void kerja() {System.out.println("Kerja... kerjaaa...");}private void bunuhDiri(){System.out.println("Dor .. bruk...");}}
Friday, June 10, 2011
[Contoh] Inheritence
Setelah kemarin saya Posting tentang apa itu Inheritence. seperti biasa, sekarang waktunya untuk memposting sedikit contoh tentang Inheritence.
Langsung saja yah. !
Ini yang pertama,.....
Continue reading →
Langsung saja yah. !
Ini yang pertama,.....
class rumah
{
private String a = " Rumahmewah ";
public void info()
{
//System.out.println (" Dipanggil pada = "+this);
System.out.println (" ");
System.out.println (" Rumah = "+a);
}
}
Wednesday, June 1, 2011
Inheritence [Pewarisan]
Setelah kemarin membahas tentang polimorfisme, rasanya kurang lengkap bila tidak membahas inheritence. Sebenranya Polimorfisme dan Inheritence sangat erat hubungannya.
Inheritance adalah pewarisan yang artinya sebuah kelas yang mewarisi atribut dan methode dari kelas lain yang masih sejenis, sebagai contoh dalam dunia nyata adalah kelas hewan menurunkan sifat dan kemampuannya kepada kelas hewan mamalia, kelas hewan bertulang belakang dll, kelas Hewan sebagai superclass dan mewarisi atribut juga methodenya kepada hewan mamalia sebagai subclass.
Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada. Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkat-tingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik. Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya. Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kode-kode itu.
Continue reading →
Inheritance adalah pewarisan yang artinya sebuah kelas yang mewarisi atribut dan methode dari kelas lain yang masih sejenis, sebagai contoh dalam dunia nyata adalah kelas hewan menurunkan sifat dan kemampuannya kepada kelas hewan mamalia, kelas hewan bertulang belakang dll, kelas Hewan sebagai superclass dan mewarisi atribut juga methodenya kepada hewan mamalia sebagai subclass.
Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada. Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkat-tingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik. Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya. Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kode-kode itu.
[Contoh] Polimorfisme
Setelah kemarin saya posting tentang apa itu Polimorfisme, rasanya masih kurang sempurna bila tanpa adanya suatu contoh. Dan postingan saya sekarang akan memuat contoh – contoh dari polimorfisme tersebut. Oke, langsung saja yang pertama \\(0_0)//
//Disimpan dengan Student.javaclass Student {public void Write(int ID, int Grad, String Fname, String Lname) {m_ID = ID;m_Graduation = Grad;m_First = Fname;m_Last = Lname;}public void Display(){System.out.println( "Student: " + m_ID + " " + m_First + " " + m_Last + " Graduated: " + m_Graduation);}private int m_ID, m_Graduation;private String m_First;private String m_Last;}
Wednesday, May 25, 2011
Polimorfisme dan Overloading
Polimorfisme
Polimorfisme bisa diartikan seperti kemampuan suatu variable untuk mengubah perangai sesuai dengan objek hasil instansiasi yang digunakan. Polimorfisme membiarkan lebih dari 1 objek dari sub class – sub class dan diperlakukan sebagai objek dari super class tunggal.
Prinsipnya hampir sama dengan interface, yaitu memaksa sub classnya untuk mengoverride method-methodnya. Polimorfisme juga bisa dijabarkan sifat khusus dari JAVA dimana kita dapat secara otomatis memakai method yang tetap untuk semua objek tanpa memerhatikan asal dari objek sub class.
Polimorfisme juga dapat diambil dalam dunia nyata, seperti misalnya bila dosen bertanya “Apakah saudara mengerti dengan apa yang saya jelaskan?”, maka beberapa orang akan menjawab “Tidak”, beberapa orang menggelengkan kepala sambil bergumam “Hmm…hmmm”, sebagian lagi diam. Dari contoh ini dapat dilihat bahwa masing – masing memiliki respon tertentu terhadap pertanyaan dosen.
Continue reading →
Polimorfisme bisa diartikan seperti kemampuan suatu variable untuk mengubah perangai sesuai dengan objek hasil instansiasi yang digunakan. Polimorfisme membiarkan lebih dari 1 objek dari sub class – sub class dan diperlakukan sebagai objek dari super class tunggal.
Prinsipnya hampir sama dengan interface, yaitu memaksa sub classnya untuk mengoverride method-methodnya. Polimorfisme juga bisa dijabarkan sifat khusus dari JAVA dimana kita dapat secara otomatis memakai method yang tetap untuk semua objek tanpa memerhatikan asal dari objek sub class.
Polimorfisme juga dapat diambil dalam dunia nyata, seperti misalnya bila dosen bertanya “Apakah saudara mengerti dengan apa yang saya jelaskan?”, maka beberapa orang akan menjawab “Tidak”, beberapa orang menggelengkan kepala sambil bergumam “Hmm…hmmm”, sebagian lagi diam. Dari contoh ini dapat dilihat bahwa masing – masing memiliki respon tertentu terhadap pertanyaan dosen.
Kelas, Objek dan Contohnya
Dalam Paradigma Pemograman Berorientasi Objek dikenal Kelas dan Objek. Kelas merupakan prototype yang mendefinisikan variabel dan method secara umum. Sedangkan objek merupakan instantiasi dari suatu kelas. Ada 2 bagian utama dari kelas java yaitu kelas deklarasi dan kelas body. Kelas deklarasi mendefinisikan nama kelas dan atributnya sedangkan kelas body mendefinisikan variabel dan methodnya.
Deklarasi kelas pada Java
Class <nama-kelas>
Sebagai contoh kita ambil kelas manusia. Kelas manusia mempunyai atribut : nama. Selain itu kelas manusia juga mempunyai method: tampilkanNama, kerja, makan.
Subscribe to:
Posts (Atom)