Okelah, sebelum mengetik lebih jauh, selamat pagi semua,..! (wave)
Yap, sepertinya ini akan menjadi postingan pertama saya yang akan bertema beda dengan postingan sebelumnya. Entahlah, mungkin karena bosan sehingga saya rela membuat postingan seperti ini. Mungkin saja ini yang dinamakan semangat menulis. *plak*
Dan yah, kali inipun tak ada kaitannya dengan tugas-tugas kuliah yang mengharuskan saya memposting dengan detlen [kau pasti mengerti…] yang sudah ditentukan. Ya, kali ini postingan saya masih tentang hiburan. Tentu saja bukan anime. Walaupun saya suka sekali dengan anime/manga, blog ini bukan blog khusus untuk memposting kategori tersebut. (yay)
Bagi yang suka dan doyan menonton movie, thriller khususnya. Pastilah [sok yakin banget] tahu apa itu Final Destination. Benar, movie thriller paling keren selama ini, menurut saya sih. Movie ini menceritakan tentang serangkaian cara kematian seseorang yang selamat dari kemarian sebelumnya [bingung? Yah, saya memang tidak pandai merangkai kata-kata :p]. Intinya, di awal cerita akan ada sesorang yang bisa melihat masa depan [de javu] dimana semua orang akan meninggal karena suatu kecelekaan tak terduga. Nah, mereka yang selamat dari kecelakaan tersebut pasti akan dihantui oleh kematian sampai semuanya tak tersisa.
Movie pertama [Final Destination 1] diluncurkan pertama kali pada tahun 2000. Memang sudah agak jadul. Eh, sebenarnya tidak juga karena movie yang terakhir [Final Destination 5] baru rilis di bioskop pada tahun ini di bulan September kemaren . Memang agak telat juga sih *plaklagi*
Movie terakhir ini ternyata mengambil setting 8 bulan sebelum kecelakaan penerbangan 180. Ya, setting movie dimana Nicholas D’Agosto sebagai pemeran utama ini terjadi sebelum Movie pertama. Kecelakaan yang dilihat oleh Sam Lawton, peran Nicholas D’Agosto dalam movie ini adalah runtuhnya jembatan gantung yang dilewati oleh bus liburannya.
Penasaran? Nonton aja sendiri :p