Polimorfisme
Polimorfisme bisa diartikan seperti kemampuan suatu variable untuk mengubah perangai sesuai dengan objek hasil instansiasi yang digunakan. Polimorfisme membiarkan lebih dari 1 objek dari sub class – sub class dan diperlakukan sebagai objek dari super class tunggal.
Prinsipnya hampir sama dengan interface, yaitu memaksa sub classnya untuk mengoverride method-methodnya. Polimorfisme juga bisa dijabarkan sifat khusus dari JAVA dimana kita dapat secara otomatis memakai method yang tetap untuk semua objek tanpa memerhatikan asal dari objek sub class.
Polimorfisme juga dapat diambil dalam dunia nyata, seperti misalnya bila dosen bertanya “Apakah saudara mengerti dengan apa yang saya jelaskan?”, maka beberapa orang akan menjawab “Tidak”, beberapa orang menggelengkan kepala sambil bergumam “Hmm…hmmm”, sebagian lagi diam. Dari contoh ini dapat dilihat bahwa masing – masing memiliki respon tertentu terhadap pertanyaan dosen.
Continue reading →
Polimorfisme bisa diartikan seperti kemampuan suatu variable untuk mengubah perangai sesuai dengan objek hasil instansiasi yang digunakan. Polimorfisme membiarkan lebih dari 1 objek dari sub class – sub class dan diperlakukan sebagai objek dari super class tunggal.
Prinsipnya hampir sama dengan interface, yaitu memaksa sub classnya untuk mengoverride method-methodnya. Polimorfisme juga bisa dijabarkan sifat khusus dari JAVA dimana kita dapat secara otomatis memakai method yang tetap untuk semua objek tanpa memerhatikan asal dari objek sub class.
Polimorfisme juga dapat diambil dalam dunia nyata, seperti misalnya bila dosen bertanya “Apakah saudara mengerti dengan apa yang saya jelaskan?”, maka beberapa orang akan menjawab “Tidak”, beberapa orang menggelengkan kepala sambil bergumam “Hmm…hmmm”, sebagian lagi diam. Dari contoh ini dapat dilihat bahwa masing – masing memiliki respon tertentu terhadap pertanyaan dosen.